Book Review : The Stardust Catcher

image

Penulis : Suarcani
Penerbit : Gramedia
Tebal : 184 hal
Kepemilikan : Hadiah GA

BLURB
“Apa harapanmu tahun ini?”

Joe: Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan.

Mela: Mendapat tambahan umur setidaknya empat tahun lagi, yah…. biar bisa main remi lebih lama lagi sih.

Bermula dari secarik kertas dalam jaket di commuter line, Joe dan Mela bercengkerama lewat ask.fm. Selama setahun, hanya lewat media sosial itulah mereka berhubungan. Hingga Joe tertinggal rombongan saat liburan bersama teman-teman kuliahnya. Ia tersesat di Bali. Sendirian.

Saat itulah Sally Cinnamon muncul dan mengaku sebagai peri yang akan mempertemukan Joe dengan jodohnya. Wait, peri jodoh? Yang benar saja? Ditemani Sally, Joe berusaha mencari rombongannya. Petualangan yang mempertemukannya dengan Mela, si spa therapist yang sekarat.

Apakah Mela jodoh yang dimaksud Sally? Apakah Joe benar-benar tersesat dan bukannya sengaja menghilang karena protes akan perceraian orangtuanya? 

Sinopsis
Joe seorang mahasiswa yang sedang kecewa karena merasa kebahagiannya akan berakhir saat orangtuanya yang sudah belasan tahun menikah memutuskan untuk bercerai dan menganggap bahwa keputusan mereka tersebut sangat egois, saat dia memutuskan untuk berdarmawisata dengan teman teman kuliahnya dua hari sebelum putusan cerai kedua orangtuanya hidupnya berubah.
Perubahan hidupnya ini bermula dari pertemuannya dengan Sally, sang peri cahaya yang pertama kali dia lihat saat turun dari pesawat. Perjalanannya untuk menyusul bus rombongana yang ditemani sang peri membuatnya selalu tertimpa kesialan demi kesialan namun kehadiran Sally membuat Joe menyadari apa yang dibutuhkan dalam sebuah keluarga.

“Kamu tahu bagaimana komposisi keluarga yang seimbang dan baik itu? Antara orangtua dan anak tidak ada yang saling memaksa kehendak. Tidak orangtua, tidak pula anak. Mereka punya hak yang sama untuk memiliki kebahagiaan masing-masing, asalkan masing-masing pihak tetap kompromi akan satu hal. Komitmen.”

Mela adalah seorang gadis yang bekerja sebagai therapis spa yang humoris tetap mempunyai jalan hidup yang menyedihkan kehilangan kedua orangtuanya membuatnya harus membiayai adiknya dan mengobati penyakit yang kapan saja bisa merengut nyawanya namun hal tersebut tidak membuat Mela kehilangan semangat untuk menjalani kehidupannya.

” Kebahagian kamu itu letaknya bukan di tangan mereka, tapi di tangan kamu sendiri”

Akankah Sally dapat mempertemukan mereka dan berhasil pulang ke langit tempat cahaya selamanya?

” Sebagai Cahaya kecil di Langit yang luas, tidak apa saya kalah dari Matahari. Tetapi akan ada masa ketika saya lebih hebat dari Matahari. “

___________________________________

Buku 184 halaman ini adalah paket komplit dimana aku menemukan ramuan fantasi, keluarga dan cinta dalam balutan komedi.
Kesialan- kesialan Joe walaupun terasa absurd tapi mengundang tawa saat aku membacanya dan juga bagian bagian dialog Mela dan Oscar langganan Spa yang datang hanya untuk main remi, kisah cintanya mungkin tidak terlalu banyak tapi sangat menggambarkan sebuah ketulusan hati dan porsi terbesar dalam buku ini yang adalah konflik keluarga tergambarkan dengan baik saat Joe akhirnya menyadari bahwa apa yang terjadi bukan karena orangtuanya egois dan tidak menyayangi dirinya, karena sampai kapanpun hubungan orangtua dan anak tidak dapat terputus.

“Sejahat jahatnya orangtua, hanya mereka yang akan tetap menyerukan doa untukmu,bahkan ketika kamu sudah melepas doamu untuk mereka”

Dan tentu saja fantasi dari buku ini di wakilkan oleh Sally Cinnamon, peri jodoh yang tingkahnya membuat ngikik namun nasehat nasehat untuk Joe sangat mendalam.
Semoga teman-teman yang sedang mencari jodoh dapat bertemu dengan sang peri jodohnya terlebih dahulu.
image


image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s