Book Review : Misteri Patung Garam

 

download

Judul : Misteri Patung Garam

Penulis : Ruwi Meita

Penerbit : Gagas Media

Tahun Terbit : 2015

Genre : Kriminal, Psycho Thriller

Blurb

Dia sangat sadis. Dan, dia masih berkeliaran.

Seorang pianis ditemukan mati,
terduduk di depan pianonya, dengan bibir terjahit.
Bola matanya dirusak, meninggalkan lubang hitam yang amat mengerikan.
Rambut palsu merah panjang menutupi kepalanya.
Sementara, otak dan organ-organ tubuhnya telah dikeluarkan secara paksa.

Kulitnya memucat seputih garam.
Bukan, bukan seputih garam.
Tapi, seluruh tubuh sang pianis itu benar-benar dilumuri adonan garam.

Kiri Lamari, penyidik kasus ini,
terus-menerus dihantui lubang hitam mata sang pianis.
Mata yang seakan meminta pertolongan sambil terus bertanya,
kenapa aku mati?
Mata yang mengingatkan Kiri Lamari akan mata ibunya.
Yang juga ia temukan tak bernyawa puluhan tahun lalu.

Garam? Kenapa garam?

Kiri Lamari belum menemukan jawabannya.
Sementara mayat tanpa organ yang dilumuri garam telah ditemukan kembali….

Dia sangat sadis. Dan, dia masih berkeliaran.Sinopsis

Pembunuhan sadus baru saja terjadi di sebuah rumah di Surabaya, korban ditemukan dengan kondisi yang sangat mencengangkan, seoran perempuan muda yang bukan saja terbunuh tapi juga organ dalam tubuhnya telah dikeluarkan dan mayatnya di mumifikasi dengan garam.

Kasus pembunuhan ini akhirnya menjadi kasus yang ditangani oleh kiri Lamari yang baru saja dipindahkan dari Bojonegoro ke Surabaya karena keberhasilannya mengungkap kasus Segitiga Biru di Bojonegoro, kota asalnya.

Dalam perjalanan menuju tempat tugasnya yang baru Kiri dipertemukan oleh nasib dengan seorang anak jalanan yang bernama Ireng yang pada akhirnya menjadi teman serumah.

Disaat Kiri dan Inspektur Saut, atasan sekaligus rekan yang ditunjuk untuk menyelesaikan kasus ini. Diapun harus menghadapi masalah masalah pribadinya seperti seorang Kenes, kekasih Kiri yang merasa ditinggalkan karena Kiri terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan juga bayangan masalalu atas kematian ibunya.

Disaat Kiri dan Inspektur Saut sibuk mencari berbagai petunjuk untuk mengungkap  pelaku, ternyata pembunuhan dengan modus serupa terjadi lagi. Pelaku bukan hanya berhasil mengecoh mereka tetapi juga berhasil mengancam Kiri  dan membuntuti orang terdekatnya.

Dengan ketajaman pikirannya

akhirnya Kiri berhasil menjebak dan menangkap pelaku. Dan juga dia berhasil menuntaskan luka masalalu yang hampir saja membuatnya kehilangan masa depan.

Kesan

Konflik di buku ini menurutku sangat lengkap ada cerita kriminal, romance, bromance dan juga keluarga.

Walau cerita utamanya adalah pembunuhan berantai yang bisa dibilang sangat sadis namun penulis bisa menarik benang merah latar belakang psikologis pelaku dengan apa yang dilakukannya di masa kini dan kesamaan psikologis dengan Kiri sebagai pembanding. Riset penulis yang cukup mendalam juga menjadikan buku menarik dan menambah pengetahuan tentang garam dan bunga tetapi juga aku jadi bisa nyontek resep ayam colanya ( walau blm dipratekkan) 🙂

Misteri Patung Garam ini mengingatkan aku dengan novel novel S. Mara GD yang mengangkat tema kriminal dan pembunuhan dengan tokoh Kapten Kosasih dan Gozali.Berharap kisah Kiri Lamiri, Insp. Saut dan Klub Bahaya ini bisa ada sekuelnya. Oh iya kalo ada seri lainnya aku berharap penulis mau menceritakan latar belakang pola makan dan hobi Kiri Lamiri.

4 **** untuk Kiri Lamiri yang ternyata punya sisi romantis.

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s