KIyagi Review : Angels Of Morning Star Club

image

Judul : Angels of Morning Star      Club
Penulis : Lim Se Hyuk
Penerjemah : Dimitri Dairi
Halaman : 370 hal

Sinopsis
Namaku Lim Hwi Chan. Seorang mantan narapidana yang sekarang menjadi penjaga toko yang menyedihkan. Umurku 27 tahun dan aku suka menonton film thriller berulang-ulang sampai 30 kali. Aku juga suka melampiaskan emosi dengan mengepel lantai yang kotor gara-gara keteledoran para siswi yang makan mi instan dan kimchi sembarangan di tokoku. Memang, aku tidak bisa disebut panutan, tapi juga tidak bisa disebut sebagai pecundang hanya karena pernah dipenjara.

Aku memang mantan narapidana, tapi aku muak selalu dicurigai. Aku hanya ingin melupakan semua kenangan itu. Tapi, sepertinya seluruh dunia sudah telanjur mengecapku sebagai seorang “Mantan Narapidana” dan mereka menolakku.

Sampai aku menemukan perkumpulan aneh bernama “Morning Star” yang malah mencari mantan narapidana sebagai anggota. Sebenarnya, perkumpulan apa ini?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Gara gara ga ada bacaan lagi akhirnya selesai juga baca buku ini…
Buku yang menceritakan perjalanan hidup seorang Lim Hwi Chan seorang pemuda 27 thn yang telah menghabiskan 3thn dari umurnya didlam penjara, yang setelah keluar dari penjara merasakan bahwa menjadi seorang mantan narapidana adalah orang yang terbuang, seorang pecundang sampai akhirnya dia menemukan sebuah klub yang mempunyai syarat bahwa anggotanya harus mantan narapidana, yang anggota hanya terdiri dari 3 orang yaitu Sun Hyeok, sang Ketua klub, Paman Park Sun Cheol dan paman Kang Chil Su.
Dari sini kehidupan sosial Hwi Chan mulai berubah karena ternyata Morning Club adalah sebuah klub yang melakukan pekerjaan sosial.

Awalnya aku merasa bosan membaca buku ini karena terlalu banyak narasi dibandingkan dialog antar tokohnya tapi setelah menjelang setengah buku mulai terasa menarik.
Aku suka dengan karakter sang kakak yang selalu rela berkorban demi Hwi Chan dan selalu berperan sebagai orang tua.
Interaksi Hwi Chan dan para paman juga sangat menarik terutama dengan sang ketua yang ternyata sangat bijak.

Angels of Morning Club adalah pertamakalinya aku baca KIyagi yang tidak berbicara ttg cinta romantis buku ini lebih menceritkan ttg bagaimana kita dapat memberikan sesuatu untuk orang lain dan lingkungan sekitar sehingga kita merasakan menjadi orang yang berguna. Selain itu buku ini mengingatkan bahwa tiap orang punya harapan untuk kehidupan yang lebih baik.
3 bintang untuk pesan yg tersirat dalam kisah kehidupan Hwi Chan ini.

Kutipan favorite

Cinta adalah… Setidaknya bagi diriku sendiri… Cinta adalah rasa yang tidak mengenal tembok pembatas apapun

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s