Resensi Single Ville

                   

image

Judul : Single Ville
Penulis : Choi Yun Kyo
Penerbit : Haru
Genre : Romance ( terjemahan korea)

Sinopsis,

Di Tempat Ini Apa pun Mungkin Terjadi!

Kecuali Percintaan

Apakah Anda sudah lelah akan cinta?

Apakah Anda sudah bosan hidup Anda diganggu orang lain?

Inilah Single Ville, sebuah cottage yang modern.

Syaratnya hanya satu: single!

Mulailah sekarang juga, kehidupan yang menyenangkan tanpa cinta.

Enam orang, yang terdiri atas laki-laki dan perempuan, akan menjadi penghuni Single Ville.

Mereka adalah orang-orang yang terpilih melalui persaingan ketat dengan tingkat persaingan 1:1000.

Akan tetapi, yang menanti mereka di tempat itu bukanlah kehidupan yang tenang.

Setiap hari berbagai peristiwa aneh dan misterius menimpa orang-orang yang memimpikan kehidupan lajang yang indah. Mulai dari jendela yang pecah, seorang penguntit meninggalkan tulisan aneh di kamar mandi, tersangka pembunuhan yang berkeliaran, dan… pelanggar peraturan utama Single Ville.

Akankah mereka menikmati ketenangan yang mereka dambakan?

Lalu, siapakah yang nantinya akan menerima hukuman karena jatuh cinta?

K-Iyagi pertama tahun ini..
Di halaman awal sempet merasa kebingungan karena banyak sekali tokoh dan profilnya, untungnya di halaman depan terdapat ilustrasi para tokoh yang ada di buku ini jadi cukup membantu aku yang kadang kebingungan dengan nama tokoh di K iyagi.

Di Single Ville kita diajak untuk bertemu dengan 6 orang lajang yang ingin meninggalkan masa lalunya dan berharap dapat hidup dengan tenang.

Suka dengan konflik yang dihadapi para tokoh yang menyebabkan mereka ingin menjadi lajang saja. Ada yang karena merasa ditinggalkan oleh kekasihnya, ditinggalkan calon mempelai pria di hari pemotretan pre wedding, seorang yang menanti pujaan hatinya, pria yang harus berpisah dengan istrinya karena obsesinya dan bibi yang ingin selalu menjaga keponakannya dan seseorang yang mengalami cinta terlarang.

Kita akan disajikan berbagai macam kisah cinta, persahabatan dan juga kesedihan.
Tiap kisah para tokoh akan membawa kita ke suasana yang berbeda.

Hal yang tidak aku sukai dari buku ini adlah perpindahan cerita dari satu tokoh ke tokoh lainnya tidak halus sehingga saat pergantian tokoh harus sedikit bertanya tanya.

Buku ini juga K iyagi yang terbanyak footnotenya, lumayanlah jadi nambah pengetahuan.

Tiga bintang buat kisah cinta yang berakhir manis dan buat cerita yang tidak ada tokoh antagonisnya.

Cheers up..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s